Menteri Pertanian Amran mengatakan salah satu alasan impor jagung lantaran perusahaan-perusahaan besar tak lagi impor gandum, tapi menyerap jagung petani.
Peternak ayam petelur di Blitar minta pemerintah segera mengimpor jagung karena biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan jagung mencapau Rp 5.300/kilogram.
Pemerintah memutuskan impor jagung 100.000 ton untuk pakan ternak. Langkah ini diambil karena harga jagung sudah mencapai Rp 5.300/kg, di atas HPP Rp 4.000/kg.
Seorang produsen telur di Australia Barat mendapat temuan langka ketika memecahkan sebuah telur raksasa dan menemukan sebutir telur lainnya di dalamnya.
Untuk mendapatkan persetujuan dari negara calon pengimpor tidaklah mudah, karena telur dan daging ayam harus dari peternakan yang telah mendapatkan sertifikat.