Tingkatkan daya saing dalam negeri, Kadin Indonesia meminta pemerintah membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang selama ini menjadi kontroversi.
Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan jajak pendapat mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Hasilnya, 57,6 persen masyarakat menerima rencana pembangunan PLTN.
Indonesia masih belum akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Listrik Nuklir (PLTN) hingga tahun 2019. Namun PLN siap membangun PLTN dengan tiga syarat.
Pembangunan PLTN di Indonesia dinilai berisiko tinggi karena berada di daerah gempa. Indonesia disarankan menggunakan energi alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan listrik di tanah air.
Indonesia belum akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Listrik Nuklir (PLTN) hingga tahun 2019. Kesulitan dalam perencanaan PLTN adalah tidak jelasnya biaya kapital dan biaya O&M.
Presiden SBY menyatakan, pemerintah belum berniat untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Meskipun Indonesia saat ini tengah kekurangan pasokan listrik.
Kebijakan pemerintah mengenai pemanfaat nuklir sebagai sumber energi dinilai cenderung satu arah. Hal ini menyebabkan proses sosialiasi kebijakan tersebut hanya mengenai hal-hal yang baik saja. Padahal publik berpandangan lain.