Amerika Serikat mengumumkan pengerahan aset militer tambahan ke Timur Tengah, termasuk kapal perusak pertahanan rudal balistik dan pesawat pengebom B-52.
Militer Israel mengumumkan lima tentaranya tewas dalam pertempuran melawan Hizbullah di Lebanon bagian selatan. Sekitar 19 tentara lainnya mengalami luka-luka.