Polisi mengungkap motif lain di kasus pembacokan kakak-beradik Haking dan Sidung oleh Nasir alias DG Tantu (54) dan Aso (35) di Kabupaten Kolaka, Sultra.
2 Pemuda inisial T dan G di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terlibat saling bacok menggunakan parang setelah salah satunya mabuk karena minuman keras.
Tantu membacok kakak kakak-beradik, Haking dan Sidung hingga tewas di Kecamatan Iwomendaa, Kabupaten Kolaka, Sultra diduga tidak hanya dipicu persoalan pagar.