Pakar mengatakan 1.000 hari pertama kehidupan merupakan fase emas mencegah anak tumbuh stunting (bertubuh pendek). Periode tersebut efektif untuk mencegah.
Masih tingginya angka ibu dan balita yang kurang gizi dan gizi buruk di Indonesia membuat Menteri Kesehatan Prof Nila Moeloek prihatin. Padahal menurutnya, dengan mengentaskan masalah tersebut, masalah-masalah lain seperti kesejahteraan dan pendidikan dapat teratasi.
Dari hasil riset yang dilakukan UGM, angka kematian ibu di Bantul merupakan yang tertinggi, terutama kurun 2008-2014. Kasus gizi buruk dan stunting pada anak di Bantul merupakan mata rantai yang tak ada putusnya dengan kasus angka kematian ibu dan bayi yang besar.
Ibu hamil membutuhkan asupan makanan yang padat gizi. Akan tetapi di beberapa negara miskin seperti Malawi, banyak ibu muda yang tidak mendapatkan cukup asupan nutrisi. Karenanya banyak anak dengan pertumbuhan yang tidak optimal.
Saat hamil, kerap kali para ibu berpikir harus menambah porsi makannya. Padahal, untuk memenuhi zat gizi ibu hamil untuk mendukung tumbuh kembang bayi, diperlukan jumlah gizi yang seimbang.
Tidak seimbangnya asupan gizi dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari bisa menimbulkan risiko malnutrisi. Apalagi, pada anak-anak, malnutrisi bisa memengaruhi kemampuan otak mereka untuk bisa berpikir lebih baik.
Para ibu hamil mulai saat ini sebaiknya lebih peduli dengan asupan nutrisinya. Sebab jika kurang maka akan berpengaruh langsung pula pada status gizi anaknya kelak.