detikNews JK: Jangan Sampai Kebangsaan Kita Terbengkalai karena Pilkada JK mengingatkan Pilkada jangan sampai membuat kebangsaan menjadi terbengkalai. Senin, 15 Mei 2017 11:28 WIB
detikNews Syukuran Kemenangan, Sandiaga: Mari Tanggalkan Seragam Kampanye Sandiaga mengatakan kepada pendukung untuk melepas seragam kampanye dan berganti baju biasa. Hal itu sebagai kesiapan untuk bekerja membangun Jakarta. Minggu, 14 Mei 2017 18:33 WIB
detikNews Sandiaga Ajak Warga Dukung Pemerintahan Djarot hingga Oktober Wagub DKI terpilih Sandiaga Uno mengajak warga mendukung pemerintahan pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat hingga masa jabatannya berakhir. Minggu, 14 Mei 2017 17:08 WIB
detikNews Cak Imin: Hentikan Polemik Penistaan Agama "Kita beri kesempatan duet Jokowi-JK sampai 2019 dan PKB akan mengawal terdepan duet ini," tegas Cak Imin. Sabtu, 13 Mei 2017 15:31 WIB
detikNews PKB Cirebon Dukung Helmy Faisal Zaini Maju Pilkada Jabar 2018 DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cirebon mengusung Helmy Faishal Zaini untuk maju dalam ajang Pilkada Jabar 2018 mendatang. Sabtu, 13 Mei 2017 11:45 WIB
detikNews Ingat Pesan JK, Sandiaga: Jangan Campurkan Politik dan Usaha Sandiaga Uno menyarankan para pengusaha tidak berpolitik. Dia mengaku mendapat pesan itu dari Wapres JK agar tak memunculkan konflik kepentingan. Jumat, 12 Mei 2017 16:30 WIB
detikNews Dukungan KTP Agar Penahanan Ahok Ditangguhkan Terus Mengalir Hingga pukul 09.15 WIB, seorang petugas pengumpul mengaku sudah berhasil mengumpulkan sekitar 500 KTP dukungan untuk Ahok. Kamis, 11 Mei 2017 10:37 WIB
detikNews Todung Mulya Lubis Diusulkan Masuk Tim Pengacara Ahok Sosiolog Thamrin Amal Tomagola mengusulkan agar Prof Todung Mulya Lubis masuk tim pembela Ahok. Apa alasannya? Rabu, 10 Mei 2017 22:22 WIB
detikNews Isu SARA Dikhawatirkan Merembet ke Pilkada Serentak 2018 Koordinator Kontras Yati Andriyani mengkhawatirkan penggunaan isu SARA untuk kepentingan politik dapat merembet ke Pilkada 2018. Rabu, 10 Mei 2017 17:09 WIB
detikNews Ditangkap Polisi, Ki Gendeng Pamungkas Merasa Tak Menyesal Ki Gendeng Pamungkas ditangkap polisi karena menyebar kebencian terhadap satu ras dan etnis tertentu. Paranormal itu mengaku tidak menyesalinya. Rabu, 10 Mei 2017 16:56 WIB