Bukan hanya karena masih bersuasana Idul Fitri, sesuatu yang berbau ndeso selalu membangkitkan nostalgia kampung yang luar biasa. Ya, demi sepotong nostalgia dan seribu alasan, akhirnya sepiring sego pecel khas Madiun mampu melipur rasa kangen kampung. Yang ini memang benar-benar sedep mantep!
Semangat dan bakat menulis pembaca ternyata di luar dugaan kami. Kiriman tulisan pengalaman bersantap yang kami terima tak pernah surut! Setelah memilih dari ratusan tulisan yang masuk, akhirnya kami umumkan 3 orang pemenang untuk tahap II. Andakah pemenangnya?
Sudah sarapan belum? Kalau belum, sebaiknya biasakan sarapan. Karena sarapan membuat stamina tubuh dan berat badan terjaga. Untuk menyajikan sarapan yang lezat dan praktis, tidak sulit kok! Coba saja simak info berikut ini.
Jika Anda singgah di Kota Tegal, jangan lupa pada pagi hari sempatkanlah ke Alun-alun Tegal dengan menikmati hidangan Bubur Ayam khas Tegal yang enak dan gurih.
Tiap pagi dapat dijumpai di sebelah timur alun-alun. harga satu porsinya hanya Rp. 2000,-, sedangkan jam bukanya mulai jam 06.00 WIB sampai habis.
Ternyata bubur yang kami cari tidak ada, akhirnya kami memesan masakan lain yaitu cumi saos tiram dan nasi goreng seafood. Ala mak ternyata makanan yang kami pesan sangat enak dan yang membuat kami kaget adalah harganya yang murah, rata-rata harga masakan hanya Rp 6500,-. Pantas saja banyak orang-orang beli untuk dibawa pulang.
Hanya berdua dengan pasangan? One dish meal menjadi sajian paling tepat. Tak merepotkan, hanya sekali racik, gizipun komplet. One dish meal juga dapat jadi suguhan saat tamu bertandang.