Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tidak hanya melakukan survei terhadap masyarakat miskin, namun juga kepada politisi kader partai koalisi maupun oposisi pemerintah.
LSI pimpinan Denny JA mengadakan survei terkait realisasi dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (Balsem). Mayoritas masyarakat setuju pemberian Balsem, namun tak yakin realisasi dana Balsem tepat sasaran.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA melakukan survei terkait pandangan masyarakat terkait kenaikan harga BBM. Hasilnya, mayoritas masyarakat menolak kenaikan harga BBM.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA melihat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) termasuk salah satu capres paling potensial. Namun Jokowi harus terlebih dahulu sukses membangun Jakarta.
Kasus impor daging sapi yang menimpa eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dinilai berimbas ke kepercayaan publik terhadap partai Islam. Karena partai dakwah sekalipun tak menjamin kadernya bebas korupsi.
Survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA menunjukkan soal perilaku korup politisi. Mayoritas masyarakat tak percaya politisi bebas korupsi dan bekerja untuk rakyat.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei menyangkut kepuasan masyarakat terhadap reformasi. Hasilnya, mayoritas masyarakat tidak puas dengan reformasi.
Hasil survei terbaru LSI Denny JA, tidak mendudukkan Jusuf Kalla sebagai salah seorang bakal capres terpopuler. Ini berbeda dengan hasil survey serupa yang dilakukan pihak lain.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo selalu menyatakan tak berminat terjun ke pertarungan pemilihan presiden dan wakil presiden 2014. Tapi namanya selalu muncul dalam berbagai survei dengan elektabilitas yang tinggi.