BI telah mengguyur likuiditas atau quantitative easing (QE) sebesar Rp 738,7 triliun atau sekitar 4,7% dari Produk Domestik Bruto (PDB) selama pandemi.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, pihaknya terus menjaga stabilitas rupiah. Dia mengatakan, secara fundamental rupiah masih bisa menguat.
Berbagai daerah di Indonesia dilanda bencana alam akhir-akhir ini. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pun mewaspadai hal itu akan mengganggu inflasi.