Tommy Soeharto harus hati-hati dengan orang-orang yang mengklaim siap mendukungnya dalam bursa Ketua Umum Golkar. Bisa saja orang-orang ini hanya mengincar uang Tommy.
Aburizal Bakrie baru tahu Tommy Soeharto maju menjadi rivalnya dalam bursa perebutan calon ketua umum Partai Golkar dari media. Ical pun mengapresiasi pencalonan Tommy.
Putra bungsu almarhum mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy, tampaknya masih memiliki daya magnet cukup kuat. Terbukti secara personal Tommy mampu menarik minat orang-orang untuk mendekat.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menyambut baik persiapan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto untuk memperebutkan kursi Ketua Umum Golkar. Agung Berharap majunya Tommy semakin meramaikan bursa Ketum Golkar di Munas Golkar.
Pemerintah berencana mengajukan PK perkara pembekuan uang milik Tommy Soeharto di BNP Paribas Cabang Guernsey. Menurut Tommy, langkah pemerintah itu akan sia-sia, sebab di Inggris tidak ada upaya hukum PK.
Tommy Soeharto optimistis bisa lolos dalam seleksi pencalonan ketua umum Partai Golkar. Meski Tommy tidak pernah masuk dalam jajaran pengurus Golkar, namun putra kesayangan mendiang mantan Presiden Soeharto ini akan masuk melalui jalur lain.
Tommy Soeharto mengaku maju dalam bursa Ketua Umum Golkar karena ingin memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Bukan karena mendapat wangsit dari Soeharto atau atas anjuran guru spritualnya.
Masa lalu yang kurang 'bersih' dinilai banyak pihak akan menjadi sandungan Tommy Soeharto untuk maju menjadi Ketua Umum Partai Golongan Karya. Namun pendukungnya justru mengklaim, anak kesayangan penguasa Orde Baru, Soeharto, itu bisa menjadi sopir yang baik bagi Golkar.
Dana bukanlah hal utama dalam kampanye. Itulah ucapan bakal calon ketua umum Golkar, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Dalam kampanyenya kelak, Tommy meminta DPD Golkar untuk mengedepankan moral dan nuraninya.