Seorang ilmuwan militer di China dituding telah mengajukan paten vaksin Corona pada Februari 2020. WHO baru menetapkan status pandemi sebulan kemudian.
Heboh! Pesawat militer AS melayang-layang memasuki dirgantara NKRI! Pekanbaru menjadi tempat mendarat kapal terbang itu! Tenang saja, begini ceritanya.
Ilmuwan militer China disebut telah mengajukan hak paten vaksin COVID-19 sebelum WHO mengumumkan pandemi. Hanya berselang 3 bulan dari kasus pertama di Wuhan.
Karena itulah peran seorang panglima TNI, hari ini dan mendatang, sangatlah fundamental dan krusial, untuk mewujudkan idealitas pertahanan nasional tersebut.