IHSG masih akan terpengaruh pelemahan bursa-bursa saham global namun, dari sisi teknikal kondisi pasar sudah kelewat oversold dan seharusnya bisa menjadi pemicu akumulasi saham-saham unggulan.
Anjloknya lagi bursa-bursa utama dunia yang diikuti merosotnya harga komoditas dan penguatan dolar AS akan menjadi sentimen negatif yang melingkari pergerakan bursa Indonesia.
IHSG terjun bebas 328 poin akibat aksi jual masif yang dilakukan investor lokal dan asing. Indeks mencetak rekor koreksi terburuk di Asia dan kembali bertengger di level 3.300.
Pasar finansial Indonesia tak luput dari gejolak global, setelah the Fed menyatakan risiko penurunan ekonomi AS semakin signifikan. IHSG dan rupiah anjlok, asing melepas surat utang negara.
IHSG anjlok 81 poin menyusul suramnya prospek ekonomi global. Krisis utang AS dan Yunani belum usai, ditambah adanya penurunan peringkat tiga bank raksasa di AS.
Guncangan ekonomi Eropa membuat cadangan devisa Indonesia turun US$ 2 miliar dalam 2-3 hari untuk intervensi pelemahan rupiah. pemerintah tak mau panik.
IHSG kembali lanjutkan koreksinya dengan melemah tipis 5 poin. Situasi krisis utang Yunani yang belum kondusif menekan IHSG, meski mereka telah membayar sebagian utangnya.