PT Pertamina (Persero) akhirnya menunda pemasangan alat pengendali BBM bersubsidi atau Radio Frequency Identification (RFID) dikendaraan pribadi dan umum. Padahal sebelumnya Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) yakin bisa melaksakannnya mulai 1 Juli 2013.
PT Pertamina (Persero) menunda pemasangan alat pengendali BBM subsidi atau RFID (Radio Frequency Idenification) yang seharusnya mulai berlaku besok, 1 Juli 2013.
PT Pertamina (Persero) akhirnya menunda pemasangan alat pengendali BBM bersubsidi atau Radio Frequency Identification (RFID) dikendaraan pribadi dan umum.
Sejumlah negara juga memberikan subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM). Namun besarnya dana subsidi tak sampai membebani keuangan negara. Bagaimana bisa?
Pemerintah sudah memotong subsidi BBM di Indonesia, hasilnya, harga BBM mengalami kenaikan menjadi 6.500 per liter untuk premium, dan untuk Solar mencapai Rp 5.500 per liter.
Kenaikan harga BBM subsidi pekan lalu makin terasa dampaknya terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat pada pekan ini. Misalnya harga sayur mayur di Jakarta Barat melonjak tajam.