Selain dengan China untuk kehadiran vaksin Sinovac, Indonesia juga melakukan kerja sama dengan negara dari Eropa untuk segera menghadirkan vaksin AstraZeneca.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan PBB telah mengesahkan sebuah resolusi tentang penguatan ketahanan kesehatan global atas prakarsa Indonesia
"Saat ini bersama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan, terus melakukan komunikasi dengan Jenewa untuk pengadaan vaksin multilateral."
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pun mengimbau seluruh jajarannya, baik itu pemerintah pusat-daerah, Komnas HAM dan seluruh masyarakat dapat bekerja sama.
Menlu meminta adanya kerja sama India agar anggota jemaah tablig dapat segera kembali ke Indonesia. Bukan hanya jemaah asal Indonesia, tapi juga asal ASEAN.
"Saya ulangi, bahwa wilayah Indonesia tidak dapat dan tidak akan dijadikan basis atau pangkalan maupun fasilitas militer bagi negara mana pun," ucap Retno.