Serangga sudah jadi makanan umum di beberapa negara. Warga China, misalnya, mengonsumsi laba-laba hitam sebagai camilan. Begitu juga dengan warga negara ini.
Mantan pemilik sebuah toko roti di Adelaide telah didenda sebesar 166.000 dolar (sekitar Rp 1,6 miliar) karena ditemukan kotoran hewan dalam makanan yang dijualnya.Toko roti itu tak lagi berbisnis, tetapi toko ini dulunya memasok beberapa gerai makanan.
Roti, susu, telur dan keju tentu sering dilihat dalam jajaran produk makanan di supermarket. Namun di Belanda, salah satu jaringan supermarket terbesar akan meluncurkan produk makanan dari serangga untuk pertama kalinya minggu ini.
Serangga makin dilirik masyarakat dunia sebagai alternatif pangan kaya nutrisi. Korea Selatan juga ikut mengembangkan potensi serangga melalui produk makanan berbahan mealworm.
Tak semua orang berani memakan jangkrik, belalang, atau cacing dalam bentuk utuh. Namun, jika sudah dibuat tepung, tak banyak orang sadar saat memakannya. Selain itu tepung serangga lebih praktis diolah menjadi berbagai hidangan.
Semakin meluasnya krisis pangan di dunia, membuat banyak orang berkreasi dengan serangga. Salah satunya adalah Bitty Foods yang membuat tepung jangkrik untuk pembuatan berbagai jenis kue.
Sebuah restoran membawa sentuhan unik saat Thanksgiving tahun ini. Sementara banyak Amerika Serikat pusing dengan olahan kalkun, restoran ini menyajikan sebuah menu yang terbuat dari serangga!