Dari hasil rekonstruksi kasus penembakan dr Letty yang dilakukan suaminya, dr Ryan Helmi, terungkap bahwa aksi tersebut dilakukan dalam kurun waktu yang singkat saja. Tak sampai 10 menit dari mulai Helmi datang, cekcok, menembak Letty, hingga akhirnya kabur.
Dokter Ryan Helmi mengaku mengonsumsi obat penenang, Alganax. Pengacara Helmi, Rihat Manulang, menyebut kliennya itu sudah lama mengalami gangguan jiwa.
Dokter Ryan Helmi, yang menembak istrinya, dr Letty Sultri, hingga tewas akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Helmi akan menjalani tes kejiwaan.