Pasar mobil awal tahun ini masih bergejolak, di tengah pasar yang masih belum menguntungkan itu, Daihatsu masih sanggup menjual mobil per bulan di atas 14.000 unit. Pada bulan Mei lalu Daihatsu menjual lebih dari 14.000 unit baik wholesales maupun ritel.
Di Februari tahun 2015, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil mencapai angka wholesales 14.523 unit dan retail sales 12.980 unit. Angka ini dipengaruhi oleh jumlah hari kerja bulan Februari yang tidak sebanyak bulan lainnya dan juga pengaruh cuaca yang kurang kondusif pada beberapa hari dalam bulan tersebut.
Sejalan dengan target Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Daihatsu pun tidak menaruh target tinggi-tinggi untuk tahun 2015 ini. Target yang dibidik pada 2014 lalu kembali disasar Daihatsu untuk tahun ini.
Tahun 2014 merupakan tahun yang banyak tantangan bagi industri otomotif. Meskipun terjadi kenaikan kurs dan tingkat suku bunga serta di tengah kompetisi yang semakin ketat, penjualan Daihatsu sepanjang tahun 2014, telah melampaui target 185.000 unit.
Daihatsu melaporkan angka penjualan mereka selama 10 bulan terakhir. Daihatsu menjual 157.465 unit kendaraan dari Januari-Oktober 2014. Angka ini naik 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar 154.156 unit.
Selama bulan September lalu, Daihatsu menjual 15.750 kendaraan, pameran IIMS beberapa waktu lalu cukup menderek penjualan mobil Daihatsu. Jika dibandingkan bulan sebelumnya, penjualan bulan September mengalami kenaikan sekitar 7 persen.
Selama Januari-Agustus 2014, Daihatsu menjual 126.165 mobil di Indonesia. Penjualan Daihatsu masih ditopang oleh mobil-mobil seperti Gran Max, Xenia dan Ayla.
Pameran Otomotif Semarang (POSE) sudah dibuka sejak kemarin. Pameran ini dimanfaatkan pabrikan untuk memamerkan mobil-mobil terbaru untuk masyarakat di Jawa Tengah.
Penjualan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada Januari - Maret 2014 mencapai 51.448 unit, atau meningkat 21,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2013 sebesar 42.197 unit (wholesale).