KPAI memberikan peringatan terkait pornografi. Indonesia dinilai dalam kondisi darurat pornografi. Satu contoh yakni munculnya kasus pesta seks anak di Palembang.
Pesta seks bocah yang terjadi di Palembang meresahkan warga. Polda Sumsel sigap menyisir warnet yang belum memblokir situs porno dan pedagang VCD bajakan yang menjual film porno.
Pesta seks yang terjadi di kalangan anak-anak di Palembang, Sumsel menggemparkan masyarakat dan aparat kepolisian. Polda Sumsel akan menertibkan warung internet yang belum memblokir situs porno, serta menyisir tempat penjualan CD bajakan.
Aksi sekelompok bocah di bawah 13 tahun di Palembang, yang melakukan pesta seks, sungguh membuat miris. Rupanya, hal itu dipicu dari melihat situs porno di warung internet terdekat.
Sekumpulan anakdi Palembang kedapatan pesta seks. Parahnya, kegiatan ini tidak hanya sekali dilakukan. Ya, sesuatu yang berbau porno bersifat adiktif. Anak-anak yang terpapar bisa kencanduan hingga dewasa.
Kasus pesta seks bocah di Palembang harus ditangani dengan serius oleh berbagai pihak. Hukuman yang akan ditimpakan kepada bocah-bocah itu tidak akan menyelesaikan persoalan.
Pesta seks anak di Palembang, Sumatera Selatan, muncul akibat kondisi sosial mereka yang 'sakit'. Secara psikologis, anak-anak sedang berada dalam proses melakukan tindakan meniru kejadian yang terjadi di sekelilingnya.
Pesta seks anak di Palembang, Sumsel disesalkan bisa terjadi. Semestinya lingkungan keluarga dan masyarakat bisa mencegahnya. Kontrol atas anak mesti diperketat.
Kejadian di perkampungan padat di Palembang ini sungguh mengiris hati. Sejumlah bocah di bawah 13 tahun melakukan pesta seks dengan teman sebaya. Perbuatan ini bahkan terjadi tiga kali di tempat berbeda.