"Kami, agen dikasih jadwal keberangkatan palsu, padahal tiket dan visa belum diurus, itu cuma akal-akalan mereka untuk menenangkan jemaah," curhat seorang agen.
Penyidik Bareskrim Polri menetapkan pemilik First Travel Andika Surachman dan istrinya Anniesa Desvitasari sebagai tersangka. Keduanya pun resmi ditahan.