Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan bahwa penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kini menjadi syarat utama bagi industri nikel.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan biang kerok surplus neraca dagang makin tipis adalah kebijakan protektif yang dilakukan Amerika Serikat (AS).
Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti ketidakberdayaan negara berkembang di hadapan negara maju. Ia optimis potensi ekspor nikel RI bisa capai US$ 1,3 miliar.