Pertamina menduga ada yang sengaja membuat elpiji 3 Kg langka di masyarakat. Pasalnya harga gas melon ini di Lombok jauh lebih murah daripada di Jakarta.
"Kita juga sudah mengetahui agen-agen dan pangkalan yang nakal, di Bogor kita PHU (Pemutusan Hubungan Usaha). Agen nakal kita sikat," jelas Direktur Pertamina.
Pertamina meminta agen elpiji 3 kg membatasi penjualan, khususnya pada pengecer baru yang membeli dalam jumlah banyak. Ini pasca naiknya harga elpiji 12 kg.