Rusia melaporkan telah menembak jatuh sekitar 28 drone Ukraina yang terdeteksi mengudara di wilayah Crimea sepanjang Selasa (17/7) dini hari waktu setempat.
Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengancam adanya respons tak manusiawi untuk membalas serangan di Jembatan Crimea yang menewaskan sedikitnya dua orang.
Vladimir Putin menyatakan negaranya 'memiliki pasokan yang cukup' untuk bom cluster dan berhak menggunakannya jika itu digunakan terhadap pasukan Rusia.
Angkatan Laut Ukraina dan dinas keamanan SBU disebut mendalangi serangan terhadap jembatan yang menghubungkan wilayah Crimea yang dicaplok dengan Rusia.
Putin menyatakan Rusia 'memiliki pasokan yang cukup' untuk bom cluster dan berhak menggunakannya jika bom itu digunakan terhadap pasukan Moskow di Ukraina.