Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan investasi kumulatif Jakarta mencapai US$ 16,9 miliar atau setara Rp 282,3 triliun (kurs Rp 16.700) pada 2025.
Relaksasi pajak daerah DKI Jakarta dorong pertumbuhan PAD dan keadilan bagi warga. Kebijakan ini meringankan beban masyarakat dan mendukung dunia usaha.