BSD menyiapkan Rp 2 triliun untuk membeli kembali (buyback) saham. Harga saham perusahaan properti itu sudah jatuh 30% dari harga tertingginya tahun ini.
Dirut BEI Tito Sulistio mengaku tak habis pikir ada perusahaan mengeruk begitu banyak sumber daya alam di Indonesia tapi mencatatkan sahamnya di luar negeri.