Meski IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan namun, dari sisi sentimen belum cukup kuat mendukung sehingga pergerakan IHSG pun akan kembali variatif cenderungterbatas.
Jejak Presiden pertama RI tidak hanya di Uni Soviet, Mesir, Maroko, Pakistan, dan Kuba, tapi juga di Arab Saudi. Di Tanah Suci, jejak proklamator RI itu disebut Syajaroh Soekarno.
IHSG menanjak 36 poin setelah saham-saham unggulan kembali dikoleksi investor. Sentimen positif datang dari AS yang baru saja menyelesaikan pemilihan presiden (pilpres)
IHSG akhirnya mampu bangkit dan berlabuh di zona positif. Meski menguat tipis hanya 2 poin, IHSG mampu menguat dengan dorongan saham-saham blue chips yang menghijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup menguat 4 poin. Investor cenderung masih wait and see akibat maraknya sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 11 poin pada sesi I. IHSG masih dipengaruhi sentimen negatif bursa Asia sambil menunggu pengumuman BI Rate.