Gempa berkekuatan 9,1-9,3 skala richter (SR) mengguncang Aceh pada 26 Desember 2004 silam. Gempa yang memicu gelombang tsunami ini meratakan Aceh dan menyebabkan ratusan ribu nyawa melayang.
Bencana tsunami 10 tahun silam tak semata-mata menghilangkan kelezatan dari ragam cita rasa kuliner Banda Aceh. Salah satunya adalah Mie Ayam Timbang Rasa, kenikmatannya setia menggoyang lidah hingga sekarang.
Tanggal 26 Desember pada 10 tahun yang lalu, tsunami meluluhlantakkan wilayah Aceh. Banyak yang tersapu, mulai dari bangunan-bangunan hingga manusianya. Ratusan ribu jiwa melayang terhisap dalam air bah yang mendadak muncul dari samudera.
Aceh tak mau kalah dengan daerah lain di Pulau Sumatra dalam hal menarik wisatawan, terutama yang gemar membeli oleh-oleh. Anda yang gemar oleh-oleh makanan khas Aceh dapat berburu langsung ke daerah Gampong Lampisang, Aceh Besar. Dijamin pilihannya lengkap dan rasanya pasti lezat.
empat ratus tahun setelah berdirinya arabic studies, perkembangan ilmu ini dan perkembangan ilmu Islam di Universitas Leiden terbilang cukup pesat. Jejak-jejak ini bisa kita jumpai di kota Leiden, Belanda.
Memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri jumlah jamaah yang datang ke Arab Saudi membludak. Jalan-jalan dari dan ke dua kota suci, Mekah dan Madinah dipenuhi oleh bus yang mengangkut para jamaah.
di Tanah Merah Rusia, Kota Oryol, umat Islam melaksanakan ibadah puasa sedikit lebih lama yakni kurang lebih selama 19 jam dalam kesunyian dan keheningan Ramadan. Tak ada suara azan bersautan, karena hanya ada satu masjid di sini.
Sekitar tujuh tahun yang lalu ada seorang pemuda Italia kira-kira seumuran lulusan SMU di Indonesia sedang duduk memperhatikan jamaah yang sedang salat di Centro Islamico Parma. Pemuda itu bernama Gabriele Longo, lulusan ITC (Istituto Tecnico Commerciale) Lecce, daerah Selatan Italia.