Membangun rasa nasionalisme menjadi mendesak di tengah persaingan global yang datang menjamah dari kiri dan kanan, depan dan belakang, serta di tengah identitas nasional yang semakin tergerus. Nasionalisme seperti apa yang dibutuhkan.
Presiden SBY meminta penegak hukum tidak memihak dan mendukung praktik mafia hukum. Justru praktik yang dinilai bertentangan dengan keadilan itu mesti ditumpas.
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Yenny Wahid, mengatakan tidak mungkin melakukan islah dengan Muhaimin Iskandar tanpa ada pengakuan resmi bahwa Gus Dur sebagai Dewan Ketua Umum Syuro DPP PKB.
KPK akan mengirimkan nama-nama anggota DPR yang belum memenuhi kewajiban menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Ketua DPR.
Pilihan politik PKS untuk terus ke tengah perlu dikritisi. Banyak pengamat politik yang menganggap ini sebagai kemajuan, terobosan, dan keputusan cemerlang. Tetapi, ada beberapa hal yang perlu diingat sebagai pertimbangan penting.
Harus dilakukan pemerintah lewat pimpinan pejabat publik yang melayani masyarakat dan lembaga penegak hukumnya. Melakukan koreksi diri, introspeksi, dan yang lebih penting lagi adalah memperbaiki mental para pegawainya.
"Saatnya menghentikan provokasi tak berguna kepada masyarakat. Memboikot pajak sama dengan menghentikan aliran darah di tubuh negara ini. Tanpa Anda sekalian negara tak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Pajak Anda masa depan kita."
Adanya ketidakpuasan politik dan keterpurukan sosial, pemerintahan yang buruk atau lemah, serta berkembangnya ideologi yang memicu terorisme menjadi pendukung tumbuh dan berkembangnya gerakan teror.