Presiden SBY akhirnya mengakui kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang bergejolak dan mengalami tekanan. Dolar telah menembus Rp 11.000 dan indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat jatuh dalam.
Pemerintah segera mengumumkan paket kebijakan untuk mengatasi anjloknya IHSG dan pelemahan rupiah atas dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi beberapa waktu terakhir. Apa isinya?
Presiden SBY angkat bicara soal terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. SBY menilai saat ini bukan tahun yang mudah bagi ekonomi Indonesia.
Statement yang cukup mengagetkan ini dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Chatib Basri beberapa waktu lalu. Beberapa teman bereaksi dan bertanya tentang hal dan maksud dari statemen ini.
IHSG dan rupiah kembali anjlok pada penutupan perdagangan hari ini. Menteri Keuangan Chatib Basri masih kembali dengan pernyataannya yang tenang dan seperti tanpa masalah.