Siang itu, duka menggelayuti keluarga Umar Ali (27) di Jl Bintara XII, Bekasi Barat. Ayah Umar, H Arnadi (61) hanya bisa meratapi kepergian anak kelimanya yang tenggelam akibat terpeleset di proyek Banjir Kanal Timur (BKT), Bekasi, tepat di hari Idul Adha.
Warga yang tenggelam di Banjir Kanal Timur (BKT) kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur telah ditemukan. Umar (27), nama warga yang tenggelam itu telah terbujur kaku tak bernyawa lagi.
Banjir Kanal Timur (BKT) memakan korban. Seorang warga hanyut di kanal wilayah Pondok Kopi, yang sedang digenangi air 5 meter karena hujan yang mengguyur Jakarta akhir-akhir ini.
Emosi dan isak tangis mewarnai penggusuran BKT Pondok Kopi, Jakarta Timur. Namun tangisan korban penggusuran itu hanya bisa dihentikan oleh hujan yang perlahan menyapu lokasi.
Usai 20 bangunan di lahan penggusuran Banjir Kanal Timur (BKT) dirobohkan, 5 alat berat jenis backhoe diusir warga. Mereka meminta backhoe menghentikan aktivitas mengeruk tanah karena belum mendapatkan ganti rugi.
700 Aparat dari Satpol PP dan Polisi merangsek ke lahan gusuran BKT di Pondok Kopi. Warga yang semula memblokade jalanan pun panik. Sementara massa 2 ormas yang sejak pagi hari berjaga, lari tunggang-langgang.
Sekitar 100 warga Pondok Kopi mulai memblokir jalan. Upaya itu menghambat laju 5 buldozer yang hendak mengeruk tanah mereka guna proyek Banjir Kanal Timur (BKT).
Rencana penggeseran sutet PLN di Pondok Kopi Jakarta Timur dipastikan tidak akan mempengaruhi suplai listrik ke pelanggan dan tidak akan mengakibatkan pemadaman.