Sejumlah tokoh mendukung vaksin Nusantara yang diprakarsai mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan. Padahal, risiko vaksinasi Nusantara ini berbahaya.
Seperti tahun sebelumnya, volume trafik data mengalami peningkatan menjelang Idul Fitri dikarenakan banyaknya pelanggan yang berkomunikasi secara virtual.