Sejumlah warga di Indonesia menawarkan bantuan usai mendengar keluhan dari mereka yang tak mampu membeli kuota bagi anak-anaknya untuk bisa belajar dari rumah.
Menyusul kontroversi POP, kini Nadiem diterjang kritik soal kebijakan belajar online dan PPDB. Kritik datang dari lembaga perlindungan anak dan anggota dewan.