Namanya lekat dengan hidangan andalannya, asem-asem daging sapi. Empat puluh tahun lebih sajian legendaris ini memanjakan lidah warga Semarang dan Indonesia.
Cerita menteri makan di warteg dekat Istana Merdeka sempat jadi sorotan tahun 2015. Adalah Juariyah, pemilik warteg itu yang sudah berjualan sejak 1990.
Sebagai politisi, tentunya memiliki segudang aktivitas dan kegiatan. Untuk menopang padatnya rutinitas ini, banyak politisi yang memilih menu sarapan lengkap.
Tak selalu harus di restoran mewah. Banyak tokoh penting, politisi, hingga presiden yang justru sering makan siang di warteg sederhana, yang enak dan murah.
Bagi mahasiswa yang menempuh studi di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogya. Ada warung makan murah dan sangat membantu mahasiswa. Namanya Warung Rakyat Poer.