Aparat kepolisian Pakistan menangkap sekelompok tersangka militan. Ketujuh orang itu ditangkap atas tuduhan merencanakan pembunuhan Perdana Menteri (PM) Pakistan Yusuf Raza Gilani dan beberapa pejabat senior pemerintah.
Menlu Marty Natalegawa telah menyampaikan secara langsung kepada PM Belanda Jan Peter Balkenende tentang keputusan Presiden SBY yang menunda kunjungannya ke Belanda. Pemerintah Belanda dapat memahami keputusan itu.
Presiden SBY sejatinya tidak perlu takut dengan tuntutan yang diajukan RMS di Pengadilan Den Haag. Penolakan atas tuntutan itu sebenarnya sudah bisa diprediksi sejak awal. Pembantu SBY dibidang hukum dinilai kurang cermat dalam memberikan masukan.
Gugatan Presiden RMS di pengasingan agar Presiden SBY ditangkap saat berkunjung ke Belanda telah ditolak oleh pengadilan Den Haag. Namun permohonan yang ditolak itu hanya satu dari sejumlah permohonan yang diajukan oleh penggugat yang telah menjadi WN Belanda itu.
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba-tiba saja membatalkan kunjungan ke Belanda. Menurut juru bicara kantor Perdana Menteri (PM) Belanda, otoritas Indonesia belum memberikan respons yang jelas mengenai kunjungan SBY tersebut.
Pemerintah Israel mengecam keras aksi pembakaran terhadap sebuah masjid di Tepi Barat. Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak pun memerintahkan pasukan keamanan untuk mengambil semua langkah-langkah guna menangkap para pelaku.
Secara mendadak Presiden SBY membatalkan kunjungannya ke Belanda, yang salah satu agendanya akan menerima pengakuan Belanda secara tertulis atas kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Inilah pidato lengkapnya:
Preside SBY mendadak membatalkan kunjungan ke Belanda yang sejatinya akan menjadi kunjungan bersejarah. Keputusan itu diambil sebab SBY tidak bisa menerima karena saat melakukan kunjungan kenegaraan itu, di Den Haag akan digelar pengadilan yang salah satunya akan memutuskan untuk menangkapnya.