"Saya coret, karena sudah selesai di Banggar dan diputuskan di paripurna, nggak boleh dimasuk-masukkan lagi. Kalau dimasukkan lagi, itu siluman," katanya.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali mengklaim Kemendagri merekomendasikan agar anggaran program sumur resapan dimasukkan kembali ke APBD 2022.
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku tak masalah anggaran sumur resapan tahun 2022 dihapus. Menurutnya, program penanganan banjir tak cuma sumur resapan.
Pemprov DKI Jakarta menggandeng swasta hingga masyarakat dalam melanjutkan pembangunan sumur resapan setelah anggaran APBD 2022 untuk proyek itu dihapus.
"Jadi sumur resapan itu yang sudah terpasang itu 19.042 titik dan terus diproses untuk mencapai 26.932 titik sampai akhir Desember," kata Wagub DKI Jakarta.
DPRD DKI memastikan tidak ada anggaran untuk membangun sumur resapan dalam APBD 2022. Pertimbangan anggaran dihapus terkait efektivitas mengatasi banjir.