OpenAI resmi merilis ChatGPT Atlas, pada Rabu (22/10). Rilisnya mesin pencari ini menandakan keseriusan OpenAI dalam persaingannya dengan Google dan Perplexity.
Ratusan tokoh dunia serukan penghentian sementara penelitian AI untuk mencegah superintelijen. Mereka khawatir akan dampak negatifnya bagi umat manusia.