Bursa saham India pada Senin 18 Mei sempat melonjak tajam hingga 17% dalam satu hari. Bursa saham Indonesia pun diprediksi bisa mengalami pergerakan seperti India karena ekonomi dan politik kedua negara ini nyaris sama.
Ekonomi Indonesia sedikit lebih beruntung ketimbang negara tetangga di saat krisis global. Ketertinggalan Indonesia dalam mengintegrasikan ekonomi ke dunia internasional justru menjadi tanggul penahan dari krisis.
Pemilu tak pernah lepas dari sisi marketing. Para parpol-parpol dan capres-capres pun menerapkan marketing politik untuk meraih kemenangan. Bagaimana marketing politik para capres kita?
Kasus kejahatan cyber meningkat drastis, bahkan mencetak rekor untuk soal kerugian uang yang ditimbulkan. Terpaan krisis ekonomi sepertinya memicu penjahat cyber lebih ganas dalam melakukan aksinya.
Harga-harga komoditas akan menghadapi masa-masa sulit akibat resesi yang akan membayangi perekonomian global di tahun 2009. Termasuk harga minyak yang akan terus mendapat tekanan di awal-awal tahun.
Target Pendidikan untuk Semua pada 2015 dikhawatirkan tidak tercapai. Ini mengemuka dalam Pertemuan Tingkat Tinggi EFA ke-8 di Oslo, Norwegia, dihadiri Mendiknas Sudibyo.
Aksi brutal para perampok terjadi di Lagos, Nigeria. Tercatat 4 pegawai United Bank for Africa menjadi korban timah panas yang dilepaskan para pelaku kriminal tersebut.
Bahwa Amerika sedang menuju kehancuran dari segala bidang. Untuk mempertahankan status quo Amerika akan menekan negara-negara di dunia untuk tetap menggunakan USD dalam perdagangan internasional.
Harga minyak mentah dunia diperkirakan akan tetap meroket hingga akhir Maret 2008. Faktor geopolitik seperti ketegangan di Pakistan dan Nigeria menjadi pemicunya.