Korut menyebut peluncuran rudal tersebut sebagai 'peringatan serius' terhadap rencana latihan militer Korea Selatan (Korsel) dengan Amerika Serikat (AS).
Peluncuran dua rudal balistik Korut terjadi setelah Kim Jong-un menunjukkan kemarahan dengan menyebut latihan militer Korsel-AS sebagai persiapan untuk perang.
Korut meluncurkan dua rudal balistik jarak pendek dari pantai timur negara tersebut. Aktivitas rudal Korut ini merupakan yang kedua dalam satu pekan terakhir.
"Saya salut kepada para mereka, dengan doa bahwa akan ada gerakan yang signifikan, akan menjadi langkah lebih lanjut menuju perdamaian" kata Paus Fransiskus