Vaksin Nusantara sejak awal kemunculannya banyak mengundang kontroversi. Mulai dari perjalanan uji klinis yang 'ditolak' BPOM, hingga kini didukung politisi.
Sejak muncul di publik, vaksin Nusantara menuai kontroversi. Dari pakar yang tak setuju dengan teknologi vaksin dendritik hingga adanya critical finding BPOM.
Hillary Brigitta menyebut rotasi matra bisa dipertimbangkan dalam pergantian Panglima TNI. Jika sesuai rotasi matra, Panglima TNI selanjutnya dari TNI AL.
BPOM menegaskan sudah tidak ada kaitannya dengan uji vaksin Nusantara yang digelar di RSPAD Gatot Soebroto. Evaluasi sudah dilakukan, penilaian juga final.
Menkes era Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Fadhilah Supari, juga memberi dukungan kepada vaksin Nusantara besutan dr Terawan.