KPK mengungkap Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo berperan memerintahkan menampung uang korupsi di kasus ini pada safe house.
Saksi Ocoy ungkap alasan John Field beri uang ke pejabat Bea Cukai sebagai "uang koordinasi" untuk biaya operasional. Tiga terdakwa terlibat suap Rp 61,3 M.
Jaksa menyebut ada salah satu amplop yang diperuntukkan bagi Dirjen Bea Cukai dengan kode nomor 1. Ocoy mengaku tidak tahu pemilik amplop dengan kode tersebut.
Bareskrim Polri menetapkan dua direktur PT TSL dan TSI sebagai tersangka kasus impor HP ilegal dari China. Penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap jaringan.