Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan untuk dorong pertumbuhan ekonomi 2025, termasuk pencairan THR dan diskon untuk transportasi serta belanja.
Transaksi e-commerce, layanan on-demand, konten digital, aset kripto tumbuh pesat. Namun, pertumbuhan ini belum sepenuhnya tercermin dalam penerimaan pajak.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 tercatat 5,03%, melambat dari 2023. Konsumsi rumah tangga jadi pendorong utama, pemerintah siapkan stimulus untuk 2025.