Polisi menggandeng Komnas HAM untuk menyelidiki dugaan penembakan yang melatarbelakangi tewasnya sejumlah orang pada 22 Mei. Komnas HAM siap berbagi informasi.
Polri menyebut salah satu alasan para perusuh menyerang asrama Brimob di Petamburan, Jakarta Barat, pada 22 Mei adalah untuk merebut amunisi dan senjata polisi.
"Sangat disayangkan 'wah ini rekayasa'. Rekayasa model apa? Sutradara secanggih Hollywood sekali pun tidak akan dapat merekayasa ini," kata Irjen M Iqbal.
Polisi menetapkan 6 orang jadi tersangka kepemilikan senjata api (senpi) ilegal dan rencana pembunuhan. Senpi ilegal itu akan digunakan pada aksi 21-22 Mei.