Outlook kredit Indonesia dipangkas oleh lembaga pemeringkat Moody's Investors Service (Moody's), outlook yang tadinya stabil ditetapkan menjadi negatif.
Tekanan pada pasar keuangan RI meningkat setelah penilaian negatif dari lembaga internasional. Said Abdullah dorong perbaikan tata kelola & reformasi struktural
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) membentuk satgas reformasi integritas pasar modal.