Warung ini selalu penuh saat makan siang. Yang membuatnya menarik harganya yang sungguh murah meriah, selain citarasanya yang cocok bagi mereka yang suka masakan Jawa Timur-an.
Restoran yang ada di Brunei ini menyajikan menu-menu Indonesia yang serba menggoyang lidah. Apalagi buat yang kangen akan makanan kampung halaman tercinta. Tetapi selain makanan tradisional, resto ini juga menawarkan hidangan unik berupa sate daging wagyu. Wah, pastinya memang bikin penasaran!
Di Jakarta ada beberapa penjual gudeg favorit saya. Gudeg Kanjeng milik Bu Yani adalah salah satunya. Apalagi makan gudeng ini sambil ditemani bubur lemu... wuihhh, sedap tenan!
Nasib naas menimpa Rahmat (22) seorang warga Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel. Rahmat dihakimi massa karena ulah lawan berkelahinya, Andi (30), yang meneriakinya sebagai maling motor,
Keistimewaan warung ini selain masakannya yang cocok di lidah, menunya juga cukup beragam, ada pecel lele, opor ayam kampung, soto kerbau, mangut ikan, pecel ikan bandeng, sop ayam, dan masih menu lainnya yang tak kalah nikmatnya.
Buka puasa masih lama, tapi Nazar sudah mendapat kiriman menu. Kiriman itu dibawa seorang wanita yang mengaku saudara Nazar. Ia membawa tas keresek berisi martabak markisa dan pecel lele.
Setelah rendang menduduki urutan ke 11 makanan terenak di dunia, kini giliran 40 makanan terenak di Indoensia dilansir CNNgo. Martabak, sambal, bakso, sate, nasi goreng hingga nasi uduk. Pasti salah satunya favorit Anda. Nyam..nyam sedapnya!
Hampir semua orang pernah mencicipi yang namanya pecel lele. Ikan lele yang digoreng kering ini biasa disantap dengan sambal yang rasanya pedas menyengat! Pilihan lainnya ada pecel bebek, pecel ayam, hingga pecel iga. Rujak kangkung yang asam-asam pedas bisa jadi pendamping yang mantap! Huah..huah..