Raksasa farmasi Pfizer yang berbasis di Amerika Serikat, mengumumkan hasil trial bahwa vaksin Corona buatan mereka 90% efektif dalam menangkal COVID-19.
Virus corona yang telah bermutasi ditemukan pada hewan sejenis musang ini, dan dikhawatirkan bisa membuat vaksin yang tengah dikembangkan tak lagi efektif.
Berdasarkan data statistik laporan Satgas COVID-19 per tanggal 4 November 2020 tercatat jumlah kasus COVID-19 masih sangat tinggi dibandingkan pada kuartal III.
Studi baru menunjukkan pemicu pembekuan darah dari pasien COVID-19. Pembekuan darah terjadi pada pasien parah COVID-19 berimbas pada berbagai masalah organ.