Satu rumah sakit lagi yang diteror bom adalah RSU Haji Sukolilo. Pelaku peneror orang yang sama meneror dua rumah sakit, RS Mitra Keluarga dan RSAL dr Ramelan.
3 Rumah sakit di Surabaya mendapat ancaman teror bom. Teror melalui faximile yang diterima manajemen rumah sakit. Kepolisian turun tangan menyelidiki kasus ini.
Pengirim teror bom RS Mitra Keluarga di Sukomanunggal mencatut nama Hondi dalam aksi terornya. Hondi sendiri mengaku tidak tahu menahu perihal kasus tersebut.
Ancaman bom terhadap Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya tidak terbukti. Tim gegana tidak menemukan barang atau benda mencurigakan di kawasan rumah sakit.