Tilang elektronik dianggap berhasil menekan angka pelanggaran lalu lintas. Setelah sukses di DKI Jakarta, Sistem ini akan diterapkan di 19 wilayah Polda.
Tilang elektronik dinilai efektif menekan pelanggaran lalu lintas, untuk itu Polda Metro Jaya mengajukan permintaan ke Pemda DKI Jakarta penambahan kamera.
Saat ini sudah ada 53 kamera e-TLE terpasang di beberapa ruas jalan Ibu Kota. Polda Metro Jaya tahun ini mengajukan penambahan kamera e-TLE ke Pemprov DKI.
Pemotor itu terekam kamera E-TLE menerobos busway koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas 2). Pelanggar menutupi pelat nomornya dengan tangan agar tak teridentifikasi.
Sistem e-TLE tak bisa mengidentifikasi motor pelanggar karena tertutup tangan. Namun wajah pelanggar terekspos dengan jelas lewat kamera e-TLE tersebut.