Sup bening berisi potongan ayam dan sayuran ini sering jadi menu sehari-hari. Rasanya gurih enak, apalagi jika kaldunya dihirup selagi hangat. Hmm, rupanya makanan ini banyak dianjurkan untuk mereka yang sedang pilek dan demam.
Sakai dikenal sebagai kota pertama yang memperkenalkan mie Udon dengan cara masak yang khas dan kini diburu para traveler. Ternyata, resep itu sudah ada sejak 250 tahun. Hmmm... bagaimana rasanya?
Daging yang dimasak dengan kuah kehitaman begitu dikenal di Indonesia. Seperti yang satu ini, sajian khas Belanda yaitu Hachee yang mirip semur daging. Kuahnya kecoklatan terasa manis dan sedikit asam berupa daging sapi yang kenyal.
Setiap negara memiliki sajian berkuah yang hangat istimewa. Begitu juga dengan Rusia, yang memiliki menu ukha atau sup ikan yang gurih enak. Kuahnya bening kecokelatan dengan isian daging ikan dan juga aneka sayuran. Slurrrp, sedap!
Jalan-jalan sore paling enak sambil jajan. Kalau tak mau jajan gorengan bisa mampir ke tukang siomay dan es sekoteng di sini Hmm... Keduanya pas jadi pengobat lapar dan dahaga sebelum waktu makan malam tiba. Enak dinikmati sambil tertiup angin sepoi!
Mungkin Anda sering menyantap daging kambing. Namun, pernahkah Anda mencoba daging domba? Apalagi domba Garut yang disajikan di sini masih muda. Tekstur dagingnya empuk dan tidak berbau tajam. Gulai, sup, tongseng, sate, semuanya enak!
Berapa jenis makanan dan minuman yang bisa Anda dapatkan di pasar? Mungkin ada 10 sampai 20 jenis saja. Di Old Delhi, India ada Pasar Chandni Chowk yang menjual 1.000 jenis kuliner khas India. Siapkan perut Anda!
Banyak pakar menyarankan agar memilih makanan yang tak banyak menggunakan zat aditif seperti pewarna makanan, penyedap rasa dan penambah aroma atau kalau perlu yang tak ada rasanya.