Bali sungguh menarik hati para wisatawan untuk datang. Pura Besakih misalnya, memikat semua wisatawan. Namun, hati-hati dengan aneka modus pemerasan di sana. Bagaimana ceritanya?
Polres Jakarta Selatan menangkap dua anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Penyelamat Harta Negara (GPHN) yang diduga memeras salah seorang saksi dalam perkara yang tengah disidik KPK.
Pulau Dewata memang surganya buat kumpul dan senang-senang bersama teman. Ada segudang kegiatan yang dapat dilakukan di Bali, mulai dari main ke pantai, foto bareng turis berbikini, atau nonton pertunjukan budaya.
KPK kini tak hanya menghadapi serangan dan intimidasi lewat fisik saja. Ada juga segelintir orang yang menggunakan cara-cara mistis untuk menekan Abraham Samad cs. Peristiwa ini bukan hanya sekali.
Teror bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya dengan menaruh sesajen di depan Gedung KPK. Adalah seorang perempuan misterius yang mengendarai Fortuner putih bernopol B 321 SGI.
Seorang perempuan misterius meletakkan sebuah sesajen di dekat pintu keluar gedung KPK, Sabtu (20/9/2014). Praktisi Supranatural Ki Prana Lewu menilai sesajen tersebut kemungkinan akan menimbulkan dampak berbahaya bagi KPK.
Entah apa maksud perempuan ini turun dari Fortuner putih dan menaruh bungkusan di depan KPK. Dari rekaman CCTV terekam nopol mobil itu B 321 SGI. Entah itu pelat palsu atau asli.