Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan industri nasional siap memenuhi kebutuhan cangkul di dalam negeri yang mencapai 10 juta unit per tahun.
Kedatangan 86.000 unit cangkul impor asal China tengah jadi polemik. Impor perkakas pertanian itu dilakukan oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) masih berupaya memenuhi kebutuhan cangkul dalam negeri.
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mencatatkan kerugian sebesar US$ 114,7 juta atau sekitar Rp 1,482 triliun (kurs Rp 13.000) pada kuartal III-2016.