Jika Budi Gunawan batal diangkat sebagai Kapolri maka Presiden telah melanggar etika hubungan legislatif. Namun jika tetap dilantik maka Jokowi akan melanggar etika dengan rakyatnya. Pertanyaannya, mana yang akan dipilih Presiden Jokowi?
Situasi ini mengantarkan Jokowi pada posisi buruk, dimana kredibilitasnya sebagai Presiden perlu ditinjau ulang. Dengan kata lain, perlu diragukan. Mengapa?
Wakil Ketua Tim Independen Jimly Asshiddiqie menyatakan bahwa Presiden Jokowi masih menunggu momen yang tepat untuk mengumumkan keputusan untuk menyelesaikan konflik KPK dengan Polri.
Wakil Ketua Tim Independen/Tim 9, Jimly Asshiddiqie berharap Presiden Joko Widodo mengambil keputusan tepat terkait polemik nasib Komjen (Pol) Budi Gunawan yang belum dilantik sebagai Kapolri.
PDIP masih berkukuh agar Presiden Jokowi tetap melantik Komjen Budi Gunawan dan menyatakan ada konsekuensi politik. Wakil Ketua Tim Independen Jimly Asshiddiqie menganggap bahwa sikap PDIP tersebut wajar.
Ketua DPR Setya Novanto ditelepon oleh Presiden Jokowi untuk membicarakan soal batalnya pelantikan Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri. Rupanya setelah itu Novanto langsung menghubungi Jimly Asshiddiqie.
Anggota sekaligus juru bicara tim 9, Jimly Asshiddiqie, meminta dua lembaga hukum KPK dan Polri tunduk kepada aturan yang berlaku. Jimly meminta agar semua permasalahan tidak dilimpahkan ke Presiden Jokowi.
Tim 9 telah mendapat informasi soal para penyidik dan pegawai KPK yang mendapat berbagai ancaman. Tim yang diketuai Ahmad Syafi'i Ma'arif itu akan segera memberitahu Presiden Joko Widodo soal ancaman ini.